Berlokasi di lapangan Desa Serang, Kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar puluhan masyarakat bergegas membawa hasil dari pertanian serta ikan hasil dari melaut. Persembahan tersebut dikemas menggunakan pelepah pisang kemudian dikumpulkan menjadi satu untuk didoakan oleh sesepuh desa.
Di Desa Serang, sedekah bumi merupakan rangkaian bersih desa sekaligus sebagai bentuk rasa syukur masyarakat atas hasil alam yang telah didapat. Tradisi sedekah bumi dipercaya masyarakat desa untuk menolak bala berupa hama tanaman dan musim pagebluk bagi petani.
Tradisi bersih desa ini dilaksanakan selama satu minggu berturut turut. Diawali dengan kirab pusaka desa yang dilanjutkan dengan macapat yaitu seni membaca puisi jawa kuno, kemudian pada hari berikutnya diadakan berbagai acara mulai dari khataman Al-Qur’an, kenduri dan kirim doa untuk punden desa. Tak hanya itu bazar UMKM yang menampilkan produk unggulan masyarakat lokal juga tururt diadakan. Ketika malam hari warga disuguhi pagelaran wayang orang yang kemudian ditutup dengan ruwat murwakala.
“Tujuannya yaitu melestarikan adat tradisi yang sudah turun-temurun di desa kami sebagai rasa syukur terhadap Tuhan dan juga rasa terima kasih kami terhadap perjuangan leluhur kita, pendiri desa sekaligus tetua dari masa ke masa ” papar Dwi Handoko, Kepala Desa Serang.
Tradisi baik ini akan terus dilestarikan menjadi agenda tahunan pemerintah Desa Serang. (okt)
