Presiden Prabowo Subianto tiba di Doha, Qatar pada Sabtu petang (12/4) pukul 21.15 waktu setempat. Ini merupakan lanjutan lawatan resmi presiden menuju 5 Negara di Timur Tengah untuk membahas berbagai konflik global dan menjalin kerja sama di berbagai sektor.
Kedatangan kepala negara disambut oleh Menteri Kebudayaan Qatar sheikh Abdulrahman bin Hamad Al-Thani, Duta Besar RI Doha Ridwan Hassan, dan Atase Pertahanan KBRI Doha, Kolonel Tengku Sony Sonatha.
Pada Minggu (13/4) pertemuan antara Presiden Prabowo dan Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al-Thani berlangsung di Istana Amiri Diwan, Doha. Presiden Prabowo mengawali agenda dengan rangkaian upacara kehormatan penyambutan. Lagu Indonesia Raya menggema di Istana Amiri Diwan. Usai upacara, Presiden Prabowo dan Emir Qatar melakukan pemeriksaan jajar kehormatan kemudian beranjak memperkenalkan para menteri dan pejabat tinggi dari masing-masing negara.
Presiden Prabowo dan Emir Sheikh Tamim melanjutkan pembicaraan secara tertutup. Kemudian melakukan penandatanganan Memorandum Of Understanding (MoU) yang mencerminkan komitmen kedua negara dalam memperkuat hubungan kerja sama di berbagai sektor strategis.
Usai dijumpai pasca melakukan pertemuan dengan Emir Seikh Tamim, Presiden Prabowo menyatakan bahwa kesepakatan berjalan dengan baik. Emir Seikh Tamim sepakat melakukan investasi sebesar 2 miliar dolar ke Danantara.
“Pertemuan sangat baik dan produktif. Kita sepakat akan tingkatkan kerja sama. Beliau (Emir Seikh Tamim) akan invest dengan Danantara suatu dana. Beliau komit2 Miliar Dolar ya, saya kira bagus ini tindak lanjut dan begitu antusias.“ jelas Prabowo.
