BLITAR – Suasana Terminal Patria dan Kawasan Pusat Informasi Pariwisata dan Perdagangan Kota Blitar tampak lebih ramai dari biasanya. Sejumlah bus angkutan umum dihentikan petugas untuk menjalani ramp check dalam rangka Operasi Keselamatan Semeru 2026. Kegiatan ini menjadi langkah antisipasi meningkatnya pergerakan masyarakat saat libur panjang, sekaligus persiapan pengamanan arus mudik dan balik pada Operasi Ketupat mendatang.
Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris Triwjaya Lalo menjelaskan pemeriksaan diawali dari kondisi pengemudi. Satu per satu sopir menjalani tes Kesehatan mulai dari pendaftaran, cek tekanan darah dan kondisi umum, pemeriksaan gula darah dan kolesterol, hingga tes urine.
Pemeriksaan ini dinilai penting untuk memastikan pengemudi dalam kondisi sehat saat membawa penumpang terutama ditengah padatnya jadwal perjalanan. Dari hasil sementara, sebagian besar pengemudi dinyatakan sehat dan layak bertugas.
Selain pengemudi, petugas gabungan juga memeriksa kondisi teknis kendaraan. Pengecekan meliputi kondisi ban, fungsi lampu dan lampu sein, sistem pengereman, sabuk keselamatan, hingga peralatan darurat seperti pemecah kaca. Hasilnya mayoritas bus yang diperiksa memenuhi standar kelayakan jalan. Kendaraan yang dinyatakan lolos langsung diberi tanda khusus sebagai bukti telah menjalani ramp check dan dianggap aman beroperasi.
“Dalam hal ini, kegiatan ramp check ini yang kita lakukan pertama mengecek kondisi Kesehatan pengemudi yang diawali dengan pendaftaran, kemudian dilakukan cek tensi, selanjutnya dicek tes kolesterol sama gula, yang terakhir tes urin,” jelas Kalfaris.
“Puji Tuhan hingga saat ini berdasarkan informasi dari petugas hasilnya para pengemudi layak untuk melaksanakan kegiatannya. Kondisi bus mulai dari ban, lampu sein, kemudian rem, yang kemudian juga APAR, seat belt di dalam maupun pemukul kaca,”imbuhnya.
Polisi mengimbau perusahaan Otobus dan para pengemudi rutin melakukan pengecekan kendaraan serta menjaga kondisi fisik demi keselamatan bersama di jalan raya. (okt)
