NGANJUK – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo berziarah ke Makam Pahlawan Nasional Marsinah didampingi Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan perwakilan keluarga Marsinah yakni Marsini. Rombongan berdoa dan tabur bunga dilanjutkan mengunjungi rumah masa kecil Marsinah serta peletakan batu pertama pembangunan rumah singgah atau Museum Pahlawan Nasional Marsinah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk.
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampiakan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari undangan keluarga Marsinah untuk hadir ke Kabupaten Nganjuk. Ia merasa bersyukur dapat menghadiri undangan ini dan berharap pembangunan Museum Pahlawan Nasional Marsinah cepat selesai sehingga pada May Day atau Hari Buruh tahun 2026 dapat dikunjungi.
“Kami berziarah ke Makam Marsinah dan sempat menengok rumah masa kecilnya beliau sekaligus melaksanakan peletakan batu pertama untuk Museum Nasional bagi Marsinah yang menjadi tokoh pahlawan dari buruh,” jelas Kapolri.
Selain sebagai tanda penghormatan sekaligus mengenang kiprah Marsinah bagi kaum buruh, berdirinya museum ini diharapkan berdampak postif untuk warga sekitar Desa Nglundo termasuk tumbuhnya perekonomian lokal. Hal ini patut dibanggakan warga sekitar karena seorang pahlawan nasional dilahirkan, dibesarkan dan dimakamkan di Desa Nglundo. Sosok Marsinah telah mewariskan semangat dalam memperjuangkan hak-hak para buruh demi kesejahteraan.
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia, Andi Gani Nena Wea mengatakan pembangunan Museum Pahlawan Nasional Marsinah tidak menggunakan APBN maupun APBD namun murni dari yayasan pekerja SPSI, iuran para buruh dan sejumlah donatur. Para buruh sangat bersyukur memiliki pahlawan seperti Marsinah sehingga bersedia melakukan iuaran untuk pembangunan gedung tersebut.
“Saya jelaskan bahwa pembangunan museum ini tidak menggunakan APBN maupun APBD, jadi murni dari Yayasan Pekerja SPSI, donasi buruh, beberapa donatur,” terang Andi.
“Buruh sangat bersyukur memilik sosok seteguh Marsinah dan teman-teman bersedia melakukan iuran untuk membangun museum ini,”imbuhnya.
Keberadaan Museum Pahlawan Nasional Marsinah diharapkan dapat membawa kebaikannya dalam perjuangannya mewujudkan Indonesia yang maju dan sejahtera. (gnd)
