Sampah sering dianggap kotor, bau dan mendatangkan penyakit salah satunya sampah rumah tangga yaitu sampah organic. Siapa sangka sampah organik yang setiap harinya dihasilkan dan di buang ini bisa di manfaatkan untuk dijadikan Eco-Enzyme.
Salah satu yang dilakukan oleh warga Nambangan Lor Kota Madiun. Mereka tergabung dalam komunitas penggiat lingkungan yang berfokus pada pengolahan Eco-Enzyme. Eco-Enzyme yang dihasilkan dari sampah organik ini dinilai lebih baik dan lebih aman jika dibandingkan dengan berbahan kimia.
Hasil dari pengolahan sampah, Eco-Enzyme dapat dimanfaatkan dalam bidang pertanian sebagai pupuk organic. Selain itu cairan Eco-Enzyme ini juga bisa dimanfaatkan untuk membuat berbagai produk, seperti sabun mandi, sabun cuci piring, ataupun deterjen.
“Dari sampah organik yang biasanya dari sampah rumah tangga, nah salah satu yang bisa kita lakukan adalah mengelolanya agar lebih bermanfaat dengan melakukan pengomposan Eco-Enzyme,” ungkap Kurnia.
“Jadi sampah organik ini adalah sampah rumah tangga yang belum termasak, nah itu kita lakukan proses fermentasi selama 3 bulan dengan aturan-aturan tertentu,” imbuhnya.
Pengelolaan sampah Eco-Enzyme merupakan salah satu upaya memanfaatkan limbah rumah tangga sehingga dapat mengurangi dampak negatif dari menumpuknya sampah. (ari)
