Pada Musim Haji tahun 2025, Kabupaten Blitar memberangkatkan lebih dari 800 Calon Jamaah Haji (CJH) yang terbagi dalam beberapa kloter. Bupati Blitar, Rijanto memberangkatkan 760 Calon Jamaah Haji (CJH) dari kloter 8 dan 9 di Alun–alun Kanigoro, Sabtu (3/5). Sedangkan kloter 46 akan diberangkatkan pada tanggal 14 Mei mendatang seiringan dengan pemberangkatan Calon Jamaah Haji dari Kota Blitar.
Dalam prosesi yang sakral ini turut hadir Anggota Komisi IX DPR RI, Jajaran Forkopimda dan Kementerian Agama. Semua turut bahagia untuk melepas tamu Allah tersebut.
Wajah dari para Calon Jamaah Haji (CJH) asal Blitar terlihat sumringah lantaran telah lama menunggu keberangkatannya ke Tanah Suci. Rata–rata mereka harus menunggu 8 hingga 10 tahun pasca pendaftaran.
Bupati Blitar, Rijanto mengharapakan seluruh Calon Jamaah Haji (CJH) diberikan kesehatan dan kelancaran selama menjalankan serangkaian ibadah haji serta menjadi haji yang mabrur. Ia juga berpesan kepada para Calon Jamaah Haji (CJH) untuk saling membantu satu sama lain ketika sudah di Tanah Suci. Dikarenakan perbedaan budaya dengan Indonesia, sehingga para jamaah harus selalu menaati dan menghormati peraturan yang berlaku di Tanah Suci.
“Baru saja kami memberangkatkan Jamaah Haji dari Kabupaten Blitar, Alhamdulillah seluruhnya 830 (Calon Jamaah Haji) dan yang ikut kloter ini tadi 760 (Calon Jamaah Haji) sisanya di tanggal 14 Mei bersama teman-teman dari Kota Blitar,”papar Rijanto.
“Pertama jaga kekompakan, terutama yang muda bisa membantu yang tua, yang sehat membantu yang sakit. Ini tentunya harus kita bangun kebersamaan semacam ini,”imbuhnya.
“Dan tentunya ada aturan-aturan yang berbeda dengan kita, saya berpesan supaya mereka mentaati aturan-aturan yang berada di Tanah Suci,” tandasnya.
Setelah pelepasan, rombongan Calon Jamaah Haji (CJH) asal Kabupaten Blitar nantinya akan menginap sehari di Asrama Haji Surabaya untuk mendapatkan arahan terkait situasi dan kondisi di Tanah Suci. (okt)
