Kegiatan manasik menjadi bagian penting dalam rangkaian persiapan ibadah haji guna memberikan pengalaman menyeluruh terkait tata cara dan rukun ibadah haji sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci. Ratusan calon jamaah haji (CJH) asal Kabupaten Blitar mengikuti kegiatan bimbingan manasik serentak kedua yang digelar di Wisata Edukasi Kampung Coklat, Selasa (15/4) .
Selain ajang pembekalan ibadah juga menjadi momen silaturahmi antar calon jamaah haji guna menjalin kekompakan selama proses ibadah di Tanah Suci nantinya. Dari data Kemenag Kabupaten Blitar total ada 800 jamaah haji reguler Kabupaten Blitar yang akan diberangkatkan ke Tanah Suci.
Bupati Blitar, Rijanto menghimbau, agar jamaah yang akan berangkat ke Tanah Suci segera mempersiapkan fisik dan mental dengan rutin berolahraga. Ia menambahkan selain merutinkan berbagai persiapan fisik jamaah diharapkan turut mempromosikan wisata edukasi Kampung Coklat di mata dunia, jika saatnya nanti berangkat ke Tanah Suci.
“Dan tadi saya pesan pada calon jamaah haji (CJH) kalau nanti ke Tanah Suci silahkan dipromosikan Kampung Coklat, saya bilang gitu.” jelas Rijanto.
“Kita doakan calon jamaah haji (CJH) yang jumlahnya 800 ini dari Blitar bisa berangkat semua dalam keadaan sehat dan bisa menjalankan rukun dan kewajiban setiap sunah hajinya dengan lancar, khusyuk, dan kembali ke Tanah Air dengan sehat, selamat dan dijadikan haji yang mabrur.” terangnya.
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Blitar, Farmadi menyatakan, sebanyak 800 calon jamaah dijadwalkan berangkat pada Musim Haji tahun ini. Setelah manasik kedua yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Blitar, maka selanjutnya calon jamaah haji (CJH) melakukan manasik tingkat Kecamatan secara massal, kemudian dilanjutkan manasik di tingkat KUA.
“Semua ini sudah daftar, sudah melunasi, 800 calon maka tinggal menunggu keberangkatan. Setelah manasik ini mulai besok manasik di tingkat KUA. Tingkat Kecamatan ini massal, di tingkat KUA selama dua hari.” jelasnya.
Dengan bekal yang diberikan, calon jamaah haji (CJH) diharapkan dapat menjadi duta bangsa yang membawa nama baik daerah dan Indonesia. (okt)
