đź”´ LIVE Now Streaming: Program Name Watch Replay

Pemkot Madiun Gandeng Ojol dalam Berantas Peredaran Rokok Ilegal

MADIUN – Untuk meminimalisasi peredaran rokok tanpa cukai Pemerintah Kota Madiun bersama Bea Cukai Madiun menggelar Sosialisasi Pengawasan Barang Kena Cukai Ilegal Tahun 2025. Acara ini dihadiri Wali Kota Madiun, Wakil Wali Kota, Perwakilan Kantor Bea Cukai Madiun, Satpol PP dan komunitas ojek online. Sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menekan peredaran rokok illegal. Selain itu sosialisasi ini bertujuan memberikan informasi akurat mengenai ketentuan terbaru pengawasan bea kena cukai termasuk kewajiban, larangan serta sanksi yang mengikat.

Keterlibatan komunitas ojek online dinilai penting mengingat mereka sering bersinggungan dengan peredaran barang secara langsung di lapangan. Mereka diharapkan dapat menjadi mata dan telinga pemerintah dalam melaporkan temuan yang mencurigakan.

Menurut Wali Kota Madiun Maidi, partisipasi masyarakat seperti Ojol sangat penting untuk mendukung pengawasan yang dilakukan pemerintah. Ia menegaskan rokok tanpa cukai bukan sekadar persoalan legalitas tetapi juga berdampak langsung terhadap keuangan negara dan kesehatan publik.

“Ini adalah anjuran kepada masyarakat jika menemui rokok tanpa cukai segera dilaporkan, Ojol juga menjadi contoh tidak akan ikut serta dalam hal-hal seperti itu,” jelas Maidi.

“Maka hari ini kami sosialisasikan mulai dari ciri-ciri dan lain sebagainya, maka yang dia (ojol) sering berada di lapangan tidak mengenal waktu, mereka bisa turut mengawasi dan melapor jika menemukan hal-hal tersebut,” imbuhnya.

Dalam sosialisasi cukai, Wali Kota Madiun juga membagikan rompi secara simbolis kepada Ojol Madiun. Melalui sosialisasi ini pemerintah berharap masyarakat lebih waspada dan tidak membeli produk hasil tembakau ilegal yang merugikan negara dan membahayakan konsumen. Dengan diperketatnya pengawasan Pemerintah Kota Madiun optimis peredaran rokok ilegal bisa ditekan. (ari)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *