NGANJUK – Pemerintah Kabupaten Nganjuk melalui Komisi Penanggulangan Aids (KPA) terus memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian HIV/AIDS di berbagai kalangan masyarakat. Salah satu langkah nyatanya diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi HIV/AIDS yang digelar di Pendopo Kecamatan Jatikalen Nganjuk pada Senin (17/11). Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro sekaligus Ketua Pelaksana I KPA Kabupaten Nganjuk dan Sekretaris KPA setempat beserta jajarannya.
Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro mengatakan bahwa edukasi soal HIV/AIDS menjadi langkah strategis dalam pencegahan dan pengendalian penularannya.
Pihaknya mengajak para masyarakat untuk menjauhi perilaku berisiko seperti seks bebas dan penyalahgunaan narkoba. Selain itu juga menekankan pentingnya menghapus stigma dan diskriminasi terhadap orang dengan HIV/AIDS.
Pemerintah Kabupaten Nganjuk melalui KPA terus menjalankan berbagai program pengendalian HIV/AIDS sekaligus juga menyediakan layanan berbasis komunitas, notifikasi pasangan serta pemberian ARV multi bulan guna meningkatkan efektivitas pelayanan. Wakil Bupati Nganjuk mengatakan dalam waktu dekat pemerintah kabupaten akan melayani masyarakat untuk rawat inap di Puskesmas Jatikalen mengingat wilayahnya yang cukup jauh dari kota.
“Kami sosialisasi terkait HIV/AIDS di Kecamatan Jatikalen dan kami sudah sampaikan terkait dengan pelayanan masyarakat di bidang kesehatan dalam waktu dekat kami akan membuka layanan rawat inap di Puskesmas Jatikalen,” ungkap Trihandy.
“Ini sudah kami sampaikan kepada masyarakat dan disambut luar biasa bahwa selama ini masyarakat Jatikalen harus jauh ke Lengkong atau bahkan ke Jombang, sehingga ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah yang selama ini hanya rawat jalan kami tingkatkan menjadi menjadi rawat inap,” tambahnya.
Melalui kegiatan diharapkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya HIV/AIDS semakin meningkat. (gnd)
