🔴 LIVE Now Streaming: —

Warga Minta Pemkab Nganjuk Segera Bangun Gapura Perbatasan Nganjuk-Kediri

NGANJUK – Keberadaan tugu perbatasan wilayah dianggap penting. Tak hanya sebagai icon daerah namun juga menjadi batas wilayah yang terlihat secara fisik agar tak membingungkan bagi masyarakat pendatang atau pengemudi dari luar daerah.

Seperti di wilayah Desa Gondanglegi, Kecamatan Prambon, Kabupaten Nganjuk yang berbatasan dengan Desa Tanjung, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri. Tidak ada tugu yang menonjol sehingga membuat tidak ada fasilitas bagi pengguna jalan untuk mengetahui batas wilayah Nganjuk dan Kediri.

Agus Majid salah satu warga Kecamatan Prambon mengaku dulunya pernah ada bangunan batas wilayah. Namun pada tahun 2024 roboh karena diserempet kendaraan besar. Masyarakat menagih janji Pemerintah Kabupaten Nganjuk agar dibangun sebuah tugu tapal batas atau pembangunan icon yang terlihat oleh masyarakat umum. Mereka mengaku dari tahun ke tahun petugas hanya datang melakukan survey berulang kali namun hiingga saat ini tidak ada indikasi akan ditindak lanjuti.

“Perkiraan tahun 2024 kemungkinan bangunan sudah tua sehingga ketika diserempet truk langsung ambrol ,” ungkap Agus Majid.

“Itu kan sebetulnya tanda jika orang mau mengemudi kemana batas Kediri-Nganjuk, banyak yang tanya, adanya sisa itu sehingga jika orang luar masuk ke wilayah sini akan bingung,” imbuhnya.

Batas wilayah yang tidak terlihat secara fisik ditakutkan akan terjadi konflik baik dari pemerintah daerah maupun antar warga desa terkait perselisihan batas wilayah.

Melihat Kabupaten Nagnjuk dengan slogan melesat tentunya banyak pembangunan insfrastruktur dilakukan di beberapa tempat dianggap tidak melirik kebutuhan masyarakat sekitar perbatasan. Mereka berharap kepada pemerintah daerah agar lebih memperhatikan pembangunan tapal batas antar kabupaten yang dari tahun ke tahun belum ada realisasi. (gnd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *