BLITAR – Asosiasi Kabupaten Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia Blitar mengadakan liga mandiri PSBI dengan kelompok usia 13, 15 dan 19 tahun yang digelar di Stadion Panataran Nglegok. Kompetisi yang digelar tiap pekan ini diikuti puluhan sekolah sepak bola se-Blitar Raya dengan format setengah kompetisi dengan dibagi dalam beberapa grup dan durasi bermain 2 kali 25 menit untuk kelompok belia.
Selain untuk menjaring pemain sepak bola muda yang berkualitas juga turut memberikan pengalaman pemain untuk bermain pada lapangan penuh dengan dipimpin 1 wasit utama dan 2 asisten wasit serta mengacu pada aturan professional. Ketika diberlangsungkan pertandingan nampak para pemain terus mengikuti arahan pelatih yang berteriak dari pinggir lapangan untuk menjebol gawang lawan.
Kompetisi sepak bola usia dini ini merupakan ajang penting untuk menemukan serta menjaring bibit-bibit pesepak bola muda berbakat yang berpotensi menjadi atlet berprestasi dimasa depan. Kompetisi berjenjang sejak usia dini menjadi fondasi kokoh untuk meraih prestasi tinggi baik ditingkat nasional maupun internasional.
“Liga Mandiri PSBI ini kita gelar untuk usia 13 tahun sebanyak 16 tim, U-15 sebanyak 16 tim, dan U-19 ada 8 tim,”papar Prianto.
“Setiap kelompok dibagi menjadi 2 grup dengan system setengah kompetisi dan akmi ambil juara 1 hingga 4,” jelasnya.
“Persiapan yang kami lakukan ya seperti biasanya seminggu 4 kali tapi untuk menghadapi event ini latihan kami intensitasnya sedikit lebih tinggi,” jelas Bayu.
“Harapannya di tournament ini anak-anak bisa mendapatkan ilmu, pengalaman yang terpenting mengasah mental anak,” harapnya.
Kegiatan ini menjauhkan anak-anak dari pengaruh negatif mengarahkan energi positif kepada mereka serta kompetisi yang dikemas menyenangkan dan suportif dapat menumbuhkan kecintaan mendalam pada sepak bola.(okt)
