TULUNGAGUNG – Ribuan warga berbondong-bondong mengantri sembako yang dibagikan Klenteng Tjoe Tik Kiong Tulungagung dalam pelaksanaan Sembahyang Ulambana untuk mengirimkan arwah yang tidak terurus pada Rabu (10/9) siang. Sembahyang yang dilakukan dalam bulan tujuh penanggalan Umat Tri Dharma ini diawali dengan Sembahyang Arwah untuk mengirimkan doa kepada leluhur pada hari sebelumnya yakni Selasa (9/9) malam. Ribuan warga tersebut tak hanya berasal dari Tulungagung melainkan juga dari kabupaten tetangga seperti Kediri, Nganjuk dan Trenggalek.
Ketua Panitia Sembahyang Arwah Kelenteng Tjoe Tik Kiong, Wibitono menerangkan total ada 3 ribu paket sembako yang dibagikan kepada warga. Setiap paket berisi beras 2 kilogram, minyak goreng, mi instan dan juga kopi. Tahun ini proses Sembahyang Arwah dan Ulambana tidak mengalami perubahan. Tetap menggunakan sistem pembagian sembako dilakukan dengan tertib dan aman tidak dengan rebutan yang membahayakan.
“Setelah melakukan sembahyang bingkisan ini kami bagikan sembako hingga selesai yang sudah kami siapkan sebanyak 3 ribu paket dengan isi beras, minyak goreng, mi instan, kopi dan gula ,” jelas Wibitono. (ags)
