MADIUN – Ribuan motor antik berbagai merek dan tahun produksi ditampilkan dalam kegiatan Jambore Motor Antik Club Indonesia. Acara ini digelar di Stadion Wilis Kota Madiun dan diikuti komunitas pecinta motor tua dari berbagai kota besar di Indonesia.
Selain pameran motor antik panitia juga menggelar kontes keunikan motor. Kegiatan ini pun menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang ingin bernostalgia dengan kendaraan bersejarah. Motor antik berjejer, berbagai tipe dan merek mulai dari merek Eropa hingga klasik Indonesia semuanya terawatt. Motor keluaran tahun 1940-an hingga 1970-an ini terpajang rapi di area Stadion Wilis, Kota Madiun.
Jambore ini diikuti komunitas motor antik dari berbagai daerah mulai Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat hingga luar pulau. Kegiatan ini tidak hanya sekadar ajang hobi tetapi juga diharapkan mampu mempererat persaudaraan antar anggota komunitas.
“Untuk peserta karena kami terbagi sekitar 70 cabang seluruh Indonesia dari berbagai kota dari Kalimantan, Sumatera, Bali, sampai Jakarta, banyak yang hadir,” jelas Abadi.
“Ada beberapa motor Amerika ada yang tahun 1920-an hingga 1970-an,” imbuhnya.
Selain pameran motor klasik dalam jambore ini juga terdapat bazar otomotif yang menjual berbagai spearpart dan accesories motor.
Melalui jambore ini menunjukkan bahwa motor antik bukan hanya sekadar kendaraan tapi juga sejarah yang patut dijaga dan dilestarikan. Selain itu Jambore Motor Antik Club Indonesia menjadi bukti bahwa kecintaan terhadap otomotif klasik dapat menyatukan berbagai kalangan. (ari)
