🔴 LIVE Now Streaming: —

Harga Tinggi dan Stok Terbatas, Petani di Nganjuk Keluhkan Sulitnya dapat Pupuk Bersubsidi

NGANJUK – Beberapa petani di wilayah Kabupaten Nganjuk merasa kesulitan mendapatkan pupuk subsidi. Salah satunya Suraji yang mengaku bahwa kondisi ini ia rasakan sejak 2 bulan terakhir. Jikapun ada petani harus membeli pupuk jenis urea subsidi kepada kelompok tani sebanyak 1 paket yang berisi 2 sak dengan harga Rp 375 ribu. Namun seringkali petani membeli pupuk urea non- subsidi di kios dengan harga Rp 220 ribu per sak ukuran 40 kilogram. Ia menambahkan jika kualitas pupuk baik subsidi maupun non-subsidi sama aja.

“Kalau dari took harganya Rp 220 ribu jenis Urea Tawon, sudah tidak pakai yang subsidi karena agak sulit sudah tidak ada dikelompok sekitar 1 bulan setengah ini,” ungkap Suraji.

“Dulu waktu menggunakan pupuk subsidi harganya Rp 165 ribu per sak, tapi biasanya harus satu paket jadi Rp 375 ribu,” ungkapnya.

Petani berharap penuh pada kebijakan pemerintah terkait ketersediaan stok maupun stabilitas harga pupuk. Bagi petani pupuk merupakan kebutuhan primer untuk optimalisasi masa tanam. Jika hal ini tidak segera teratasi maka akan dipastikan berpengaruh terhadap realisasi swasembada pangan secara nasional. (gnd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *