🔴 LIVE Now Streaming: —

Tradisi Ziarah Jelang Ramadhan, Dongkrak Penjualan Bunga Tabur di Tepi Jalan Diponegoro

NGANJUK – Beginilah suasana di tepi Jalan Diponegoro, kawasan terminal lama Kabupaten Nganjuk. Sejak subuh hingga menjelang magrib, puluhan pedagang bunga tabur berjajar mengadu peruntungan.

Momentum ziarah makam leluhur jelang Ramadan menjadi magnet rezeki bagi warga lokal yang berjualan bunga tabur salah satunya Sutirah. Warga Kelurahan Werungotok ini sengaja beralih profesi sejenak dari penjual minuman menjadi pedagang bunga musiman.

Dalam sehari, Sutirah mampu menjual lebih dari seratus kantong plastik bunga dengan harga Rp5 ribu / kantong. Bahkan, saat memasuki puncak ziarah atau tiga hari menjelang puasa omzetnya bisa menembus angka Rp2 juta – Rp3 juta dari hasil penjualan tiga sampai empat kilogram bunga tabor.

Meski omzet tergolong besar para pedagang mengaku tahun ini cenderung lebih sepi dibanding tahun lalu. Hal ini diperparah dengan naiknya harga bunga mawar dari petani yang mencapai 125 ribu rupiah per kilogram. Harga tersebut naik signifikan dari tahun sebelumnya yang hanya berkisar Rp90 ribu.

“Kan momen seperti ini banyak orang yang cari bunga, jadi saya jualan ini Alhamdulillah dapat untung, sehari saya bisa habis 4-6 kilogram nggak pasti,” ungkap Sutirah.

“Kalau dibandingkan tahun lalu penjualannya menurun ya mas, lebih ramai tahun lalu, sekarang agak sepi,” imbuhnya.

Para pedagang memprediksi keramaian pembeli akan terus bertahan hingga hari pertama Ramadhan tiba. (gnd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *