🔴 LIVE Now Streaming: —

Tingkatkan SDM Warga Binaan, Lapas Tulungagung Beri Pelatihan Kemandirian

TULUNGAGUNG – Berbagai inovasi dilakukan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tulungagung guna mempersiapkan warga binaan agar lebih matang ketika kembali kepada masyarakat. Program tersebut tak hanya berfokus pada keterampilan melainkan juga kepribadian meliputi kesenian, kepramukaan hingga keagamaan. Kegiatan ini digelar bekerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia dan Gugus Depan Kwarting Cabang Pramuka Tulungagung.

Untuk mengasah keterampilan warga binaan diajarkan berbagai bidang seperti pertanian, peternakan yang bekerja sama dengan Mayangkara Group serta Dinas Pertanian dan Perikanan sekaligus pembuatan kerajinan marmer, keset dari serabut kelapa, hingga menjahit celemek yang bekerja sama dengan perajin setempat. Dalam aspek kemandirian, lapas menggandeng balai latihan kerja Singosari, Malang.

kepala Lapas Tulungagung, Makruf Prasetyo Hadianto mengatakan hasil produksi pelatihan warga binaan telah dipesan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan yakni berupa asbak dan plakat marmer serta kerajinan sandal. Sedangkan untuk produk celemek, pihaknya telah bekerja sama dengan pihak ketiga yakni dari dapur bergizi gratis.

Pihaknya berharap agar warga binaan tak hanya memiliki keterampilan namun juga mempunyai karakter yang baik sehingga siap diterima kembali dimasyarakat.

“Alhamdulillah dalam progress kami selama 7 bulan dinas di Lapas Tulungagung, ada beberapa kegiatan ketrampilan dan kepribadian yang telah kami laksanakan kepramukaan, pondok pesantren, pertanian dan peternakan, handycraft marmer, konveksi, dan kegiatan pembuatan keset,”ungkap Ma’ruf.

“Dan dari seluruh pelatihan ini harus berjalan beriringan untuk mendukung pengamanan di Lapas Tulungagung,” ujarnya.

Dari usaha ini warga binaan menerima premi sebesar 40% dari keuntungan penjualan. Penghasilan mereka berkisar antara Rp 500 ribu hingga Rp 700 ribu rupiah per bulan. Dengan pembinaan ini Lapas Tulungagung berharap dapat memulihkan hubungan hidup, kehidupan dan penghidupan warga binaan sebagai bekal mereka menggapai masa depan yang lebih baik. (ags)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *