TULUNGAGUNG – Petugas Badan Kesatuan Bangsa dan Politik dan Persatuan Wartawan Indonesia Tulungagung membagikan 100 bendera merah putih secara gratis kepada para pedagang di Pasar Wage. Tak hanya sebagai seremonial menyambut hari kemerdekaan namun aksi ini merupakan bentuk kepedulian lantaran banyak ditemukan bendera yang sudah lusuh terpasang di beberapa kios dan lapak.
Momen pemasangan bendera terasa emosional ditengah hiruk pikuk transaksi. Warna bendera merah putih yang kembali tegas menjadi simbol persatuan serta suka cita dalam menyambut Hari Kemerdekaan.
Agus Prihadi, Kepala Bidang Bina Ideologi Wawasan Kebangsaan Kesbangpol Tulungagung memaparkan tujuan pemasangan bendera merah putih ini. Ia berharap masyarakat dapat menumbuhkan rasa nasionalisme bela negara dan kebanggan yang tinggi terhadap Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Kegiatan hari ini yaitu membagikan bendera merah putih dari pemerintah daerah bersama dengan PWI Kabupaten Tulungagung yang menyasar pedagang Pasar Wage Tulungagung,” ungkap Agus.
“Yang dibagikan sebanyak 100 bendera tujuannya agar masyarakat dapat membangkitkan rasa nasionalisme, bela negara juga kebanggaan terhadap negara,” imbuhnya.
Wiwieko Darmaidiningrum, Ketua PWI Tulungagung menyatakan bahwa pihaknya bekerjasama dengan Bakesbangpol setempat rutin menggelar penggantian bendera setiap tahun untuk menyambut hari kemerdekaan dilokasi yang berbeda. Ia menambahkan bahwa dipilihnya Pasar Wage lantaran banyak ditemukan bendera yang lusuh.
“Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang diadakan oleh PWI setiap tahun di Hari Kemerdekaan Republik Indonesia bekerja sama dengan Bakesbangpol lalu membagikan merah putih secara gratis kepada masyarakat,” ungkap Wiwieko.
“Dan hari ini kami membagikan bendera merah putih di Pasar Wage kepada pengunjung dan pedagang,” imbuhnya.
“PWI selalu didukung masyarakat untuk berjalan terus, pembagian bendera ini sudah dilaksanakan sejak 3 tahun yang lalu, karena lokasinya di pasar jadi menyimpannya bendera tidak dilemari dan tidak pernah dicuci sehingga kurang terawat,” jelas salag satu pedagang, Adi Sunaryo.
Deretan kios dengan bendera baru berkibar serempak suasana pasar menjadi lebih semarak. Dengan semangat kebersamaan, Kesbangpol dan PWI mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk turut menjaga dan merawat bendera yang telah diberikan serta mengibarkannya mulai awal bulan Agustus hingga tanggal 31 mendatang. (ags)
