🔴 LIVE Now Streaming: —

Gunakan Anggaran Swadaya Masyarakat, Warga Desa Kepel Pertahankan Tradisi Gotong Royong

NGANJUK – Sekitar 600 warga dari 2 dusun yakni Dusun Karangrejo dan Dusun Sobo, Desa Kepel, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk menggelar kerja bakti serentak disepanjang jalan poros masuk Desa Kepel. Kegiatan ini terfokus pada pelebaran sisi bahu jalan kanan dan kiri yang berguna untuk mengatasi kepadatan jalur setiap hari lantaran mobilitas warga desa maupun luar desa diwilayah Kecamatan Ngetos.

Rencananya juga akan dibangun seperti pengaman badan jalan dikedua sisi menyerupai tanggul penahan tanah. Efektivitas kegiatan yang akan dijalankan selama beberapa hari kedepan sangat berpengaruh terhadap peran serta kepala desa dan kepala dusun diwilayah tersebut.  

Sundari, Kepala Desa Kepel menjelaskan bahwa pelebaran jalan dilakukan selebar 1 meter disetiap sisi disepanjang 550 m. Ia menambahkan bahwa seluruh biaya perbaikan tersebut merupakan murni swadaya masyarakat Desa Kepel dimasing-masing dusun tanpa menggunakan anggaran desa maupun yang bersumber dari pemerintah. Ia berharap dengan adanya pelebaran jalan yang sebelumnya sangat sempit dengan lalu lalang masyarakat yang cukup padat dapat teratasi. Dengan adanya kegiatan kerja bakti nantinya masyarakat lebih lagi masih mempertahankan budaya gotong royong serta memberi dampak positif secara meluas di wilayah Desa Kepel.

“Kegiatan rutin dalam bentuk gotong royong tingkat kesadaran masyarakat yang luar biasa itu kita kembangkan untuk menuju kesejahteraan masyarakat kedepannya,”ungkap Sundari.

“Yang namanya gotong royong itu berarti betuk kepedulian bersama, tanpa kita harus memaksa masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu Kepala Dusun Sobo Suyono mengatakan kegiatan dilaksanakan sesuai arahan Kepala Desa Kepel yang sebelumnya telah digelar rapat dan ditindak lanjut oleh setiap kepala dusun dengan kerja bakti. Ia juga menjelaskan bahwa anggaran yang digunakan untuk pelebaran jalan sepanjang 1,5 kilometer didusunnya merupakan murni kepedulian dari kepala desa. Ia mengungkap terima kasihnya atas kepedulian kepala desa karena telah mengupayakan demi kesejahteraan masyarakat. Nantinya diharapkan dengan kegiatan tersebut dapat memberi dampak baik pada seluruh masyarakat Dusun Sobo.

“Gotong royong harus ditingkatkan antar masyarakat serta pemerintah untuk membangun jalan poros dan mudah-mudahan kita semua bisa menjalankan dan juga bisa melaksanakan perintah kepala desa untuk mengupayakan tidak lepas dari gotong royong,” ungkap Suyono.

“Pembangunan di Dusun Sobo juga tidak menggunakan anggaran pemerintah,” tegasnya. (gnd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *