MADIUN – Di tengah kawasan padat penduduk seorang warga di Perumahan Jatiwangi Regency, Kelurahan Demangan, Kecamatan Taman, Kota Madiun menerapkan metode unik dalam membudidayakan ikan lele.
Agung Tri Winarto pemilik usaha tersebut memilih sistem gorong-gorong sebagai media utama. Berbeda dengan budidaya konvensional yang biasanya menggunakan kolam terpal. Buis beton adalah elemen konstruksi yang terbuat dari beton. Media ini dipilih karena mudah didapat, awet dan lebih murah dibandingkan dengan kolam fiber.
Metode ini mulai ia jalankan sejak enam bulan terakhir setelah mempelajarinya secara otodidak melalui kanal youtube. Sistem kolam beton dinilai lebih aman karena mampu menekan risiko kematian. Dengan total 96 unit gorong-gorong, setiap tabung diisi sekitar 500 ekor ikan lele menjadikannya solusi yang efisien.
Menurut Agung sistem ini menawarkan beberapa keunggulan seperti sirkulasi air yang lebih terkontrol serta pengelolaan pakan yang lebih efisien. Selain itu kondisi ikan juga cenderung lebih stabil karena tingkat stres yang rendah sehingga pertumbuhannya lebih optimal.
“Saya baru memulai mungkin 5 bulan ini dan sudah panen hampir 15 gorong-gorong , kebetulan saya melihat dari platform dan saya padukan dengan metode saya sendiri,” ungkap Agung.
“Saya juga pernah mengalami airnya cepat keruh dan bau, sedangkan dengan metode ini tanpa bau dan kematian jarang sekali,” imbuhnya.
Inovasi budidaya lele dengan sistem gorong-gorong ini bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat khususnya para pemula yang ingin memulai usaha perikanan dari rumah. Ia juga membuka peluang berbagi ilmu agar sistem ini dapat dikembangkan lebih luas diberbagai daerah.(ari)
