🔴 LIVE Now Streaming: —

Pemprov Jatim Salurkan Bantuan Rp5,18 Milyar untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

NGANJUK – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyalurkan bantuan senilai berkisar Rp5,18 milyar kepada Kabupaten Nganjuk yang berlokasi di PT Langgeng Jaya Makmur pada Kamis (3/7). Bantuan tersebut terbagi dalam berbagai jenis diantaranya bantuan sosial melalui Dinas Sosial Jawa Timur dengan nilai berkisar Rp4 milyar, bantuan pemberdayaan masyarakat desa melalui Dinas PMD dengan total bantuan Rp940 juta dan zakat produktif melalui Biro Kesejahteraan Masyarakat Jawa Timur senilai Rp25 juta.

Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Akhmad Jazuli mewakili Gubernur Khofifah Indar Parawansa menjelaskan ragam bantuan ini merupakan upaya dalam mengantarkan masyarakat kearah yang lebih Sejahtera. Sehingga diharapkan kedepan sudah tidak ada lagi warga yang kurang mampu.

Dana alokasi khusus yang dikelola oleh Dinas Sosial sebesar Rp4 milyar disalurkan dalam bentuk bantuan sosial salah satunya pemberian Program PKH Plus untuk 1.500 lansia dengan total anggaran Rp. 3 milyar rupiah. Masing-masing lansia neberima dana sebesar Rp2 juta pertahun. 

Bantuan juga disalurkan untuk penyandang disabilitas melalui Program Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas sebesar Rp320.400.000 untuk 89 orang yang masing-masing menerima Rp3,6 juta/tahun. Selanjutnya bantuan diberikan melalui program bantuan sosial kewirausahaan inklusif produktif bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) kepada 9 orang dengan nominal keseluruhan Rp27 juta sehingga masing-masing mendapatkan Rp. 3 juta untuk meningkatkan kemandirian ekonomi.

Sebanyak 149 buruh pabrik rokok lintas wilayah di Nganjuk menerima bantuan langsung tunai dengan nilai sekitar Rp1,3 juta. Total anggaran yang digelontorkan untuk program ini mencapai sekitar Rp197,5 juta dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2025. Selain itu bantuan berupa alat bantu mobilitas juga disalurkan kepada 14 lansia dan penyandang disabilitas.

Bantuan operasional pilar sosial atau yang dikenal sebagai bop tali asih turut di berikan kepada 160 pilar sosial di Kabupaten Nganjuk. Tak hanya itu, Kabupaten Nganjuk juga menerima bantuan keuangan khusus untuk desa.

Dalam penutupnya, Jazuli menyampaikan harapannya agar seluruh bantuan tersebut dapat mengentaskan masyarakat Kabupaten Nganjuk dari garis kemiskinan. Ia juga memberikan semangat kepada para penerima bantuan.

“Saya mewakili Gubernur Jawa Timur menyerahkan bantuan-bantuan untuk disabilitas, fakir miskin, pekerja pabrik, dan untuk desa yang totalnya sekitar Rp5,18 milyar untuk program kesejahteraan sosial, program kegiatan pemerintahan desa bersumber pada APBD Provinsi Jawa Timur,” terang Jazuli. (gnd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *