NGANJUK – Jembatan penghubung antar desa di Dusun Jati Getih, Desa Sanggrahan, Kecamatan Gondang, Nganjuk mengalami amblas di sisi kanan dan kiri. Besi penyangga terlihat melengkung dan penahan bangunan yang terbuat dari susunan batu tampak pecah hingga kedasar. Kondisi yang sangat memperihatinkan mengingat jembatan ini merupakan penghubung desa sekaligus jalan utama untuk kegiatan perekonomian salah satunya untuk jalur kendaraan pengangkut hasil pertanian.
Untuk mencegah berbagai kemungkinan seperti kerusakaan yang semakin parah atau terjadi kecelakaan warga sekitar memasang portal dari besi agar kendaraan besar seperti truk tidak melewati jembatan tersebut.
Warga sekitar menyadari kejanggalan konstruksi jembatan tersebut sejak 6 bulan setelah resmi digunakan dengan tampaknya tanda-tanda kerusakan. Mereka berharap segera ada penanganan mengingat jembatan ini sangat di butuhkan Masyarakat.
Rusaknya jembatan mengakibatkan mobilitas dari sektor pertanian terhambat. Warga harus mengangkut hasil panen dengan memutar arah yang jaraknya cukup jauh sehingga terjadi pembengkakan anggaran untuk membeli bahan bakar.
“Kondisi ini sudah disadari warga sejak baru digunakan sekitar 6 bulan. Ini merupakan jembatan penghubung antar 2 desa,” ungkap Tyar.
“Produksi pertanian warga seperti bawang merah, jagung, padi itu semua memerlukan jembatan ini untuk akses distribusi. Harapan warga jembatan ini segera diperbaiki karena jalan ini merupakan satu-satunya,” paparnya. (gnd)
