DPRD Kota Blitar menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Walikota Blitar tahun 2024 di Gedung DPRD setempat, Selasa (10/6). Rapat Paripurna dipimpin Wakil Ketua DPRD Kota Blitar Adi Santoso didampingi Wakil Ketua dari Fraksi Golkar, M Hardita Magdi. Hadir pada acara itu, Walikota dan Wakil Walikota Blitar, Syauqul Muhibbin dan Elim Tyu Samba, Forkopimda, Kepala OPD dan Anggota DPRD Kota Blitar.
Wakil Ketua DPRD Kota Blitar, Adi Santoso mengatakan pelaksanaan Paripurna LKPJ ini sempat tertunda karena terjadi dinamika politik antara Walikota Blitar dan DPRD.
Sebagai partai pengusung Walikota Blitar, pihaknya terdorong untuk menjembatani komunikasi antara Eksekutif dan Legislatif. Akhirnya Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Walikota Blitar tahun 2024 berhasil dilaksanakan.
Dalam hal ini, Adi menekankan pentingnya kerja sama antara DPRD dan Pemerintah Daerah demi kepentingan masyarakat. Dia berharap, usai paripurna ini hubungan kedua lembaga dapat kembali harmonis dan berjalan beriringan.
“Pada pagi hari ini sekali lagi kami ucapkan Syukur Alhamdulillah akhirnya Paripurna LKPJ Raperda PPD Kota Blitar tahun 2024 telah disampaikan oleh Walikota Blitar,” jelas Adi.
“Walaupun kita pahami bersama diproses kemarin masih ada dinamika semacam itu, sehingga kami sebagai salah satu fraksi pengusung utama berusaha berkomunikasi dengan rekan-rekan fraksi yang lain,” papar Adi.
“Dan Alhamdulillah di paripurna pada pagi hari ini sebanyak 25 anggota DPRD yang bisa hadir 20 orang, walaupun seharusnya secara regulasi penyampaian LKPJ tidak harus melalui forum,” imbuhnya.
Sebagai informasi, dalam paripurna itu Walikota Blitar Syauqul Muhibbin menyampaikan Laporan Anggaran Tahun 2024. Ia menyebut secara umum laporan berjalan baik salah satunya yaitu capaian 15 kali Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) secara berturut-turut yang menjadi rekor tertinggi di Jawa Timur. (arf)
