Kekerasan dari sekelompok orang tak dikenal, dialami oleh 2 pemuda asal Kota Blitar yakni A-H-R dan B-D-N. Mulanya sekitar pukul 1 dini hari di perempatan lampu merah kawi bagian utara A-H-R dan B-D-N sempat terlibat adu mulut dengan dua pria dan dua wanita yang juga tengah berboncengan motor.
Tak ingin memperpanjang masalah A-H-R dan B-D-N memilih pergi meninggalkan lokasi. Namun tak lama setelahnya mereka diteriaki oleh rombongan lain yang meminta mereka berhenti. Karena panik mereka melarikan diri dengan memacu kendaraan menuju barat.
Didekat tugu batas Kota Blitar dan sebuah minimarket mereka dihadang oleh tiga rombongan sepeda motor lain. A-H-R berusaha kabur memutar balik ke arah timur dan masuk ke Jalan Kalimas. Namun nahas, motor mereka ditendang hingga terjatuh. Kedua korban sempat berusaha melarikan diri namun berhasil ditangkap dan dianiaya secara bersama-sama.
“Diduga anak yang berhadapan dengan hukum terpancing emosi karena sempat ada perselisihan di lampu merah Jalan Kawi, kemudian mereka mengejar korban dan menendang motor hingga terjatuh kemudian dipukuli beramai-ramai,” papar Subiyantana.
“Adapun masing-masing peran yang dilakukan oleh anak yang berhadapan dengan hukum ada N-N-Y yang menendang motor, Z-R mengejar korban dan menjegal kaki, R-S menjambak, R-O memukul, E memukul lengan, dan D-A menendang korban,” imbuhnya.
Akibat pengeroyokan tersebut keduanya mengalami luka-luka dan telah mendapat penanganan medis. Polisi yang menerima laporan langsung bergerak cepat. Hingga saat ini, keenam remaja yang diduga pelaku pengeroyokan berhasil diamankan. (okt)
