🔴 LIVE Now Streaming: —

Hari Terakhir Pencarian, Jenazah Balita Terseret Arus Parit di Blitar Ditemukan

Suasana duka menyelimuti kediaman M-A, balita yang hanyut di selokan depan rumahnya pada Minggu (18/5) lalu. M-A ditemukan oleh Tim SAR gabungan setelah sepekan proses pencarian dalam kondisi meninggal dunia di aliran Sungai Brantas tepatnya di wilayah Ngujang, Kabupaten Tulungagung.
Pencarian M-A oleh Tim SAR Gabungan sempat mengalami berbagai kendala lantaran kondisi medan pencarian yang cukup sulit dijangkau. Selain karena sungai di sekitar rumah M-A didominasi batu juga ditemukan banyaknya tumpukan sampah.


Ketika ditemukan, Tim SAR gabungan sempat tidak mengenali korban akibat mengalami pembengkakan dan luka benturan saat hanyut. Tim SAR gabungan langsung membawa jenazah balita tersebut ke Rumah Sakit dr. Iskak Tulungagung untuk dilakukan visum.
Setelah dikenali, jasad M-A langsung diantar ke rumah kediaman untuk dilakukan prosesi pemakaman. Suasana duka pecah saat proses pemakaman karena balita 22 bulan tersebut harus meninggal dunia dalam kondisi yang mengenaskan.


“Didetik-detik terakhir Alhamdulillah kita temukan di radius 40 kilometer sudah masuk wilayah Kabupaten Tulungagung,” papar Yoni.
“Lokasi itu sebenarnya entry point dan ternyata korban tersangkut di pinggiran,”imbuhnya.
Peristiwa tragis ini menjadi pengingat bagi para orang tua akan pentingnya pengawasan terhadap anak terutama di lingkungan yang memiliki potensi bahaya seperti aliran sungai atau saluran air terbuka. Kepergian M-A meninggalkan duka mendalam tak hanya bagi keluarga namun juga bagi warga sekitar yang turut merasakan kehilangan. (okt)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *