Dua rumah di RT 02 / 10 Perumahan Kenari Asri, Kota Blitar rusak akibat tanah yang menopang pondasi tergerus aliran air hujan. Sungai yang lama tidak berfungsi tersebut mendadak banjir saat diterjang hujan deras beberapa hari terakhir.
Ketua RT setempat, Juwari mengatakan ia mendengar suara gemuruh. Tak berselang lama, sejumlah warga melaporkan bahwa teras dan bagian samping rumah milik salah satu warganya telah roboh.
Kerusakan ini disebabkan derasnya aliran air yang menggerus bagian bawah pondasi rumah. Diduga banjir disebabkan lantaran aliran pembuangan dan sungai yang tidak berfungsi.
Selain dua rumah yang rusak, sejumlah rumah juga alami kerusakan ringan. Saat ini warga telah bergotong royong untuk membersihkan aliran sungai serta memasang penyangga sementara pada salah satu rumah yang rusak.
“Cuma ada air yang mengalir dari utara karena sungai yang diutara sana meluber yang akhirnya lari ke arah barat dan ke sini. Selokan tidak bisa menampung volume air akhirnya air meninggi dan membuat roboh teras pinggir ini,” jelas Juwari.
Sejumlah warga mengaku masih khawatir ketika hujan lebat kembali terjadi, sehingga warga terus melakukan antisipasi dengan membuat talud sederhana untuk mengarahkan aliran air hujan menuju sungai aktif di perumahan tersebut. (okt)
