🔴 LIVE Now Streaming: —

Produsen Tahu di Blitar Keluhkan Lonjakan Harga Kedelai, Produksi Tahu Menurun

Aktivitas produksi di salah satu sentral produksi tahu di Kelurahan Pakunden, Kota  Blitar tampak lesu tidak seperti biasanya. Kenaikan harga kedelai impor yang menjadi bahan baku utama pembuatan tahu membuat para produsen harus memutar otak agar tetap bertahan.

Dalam satu bulan terakhir, harga kedelai melonjak tajam dari sebelumnya 9.000/kilogram, kini mencapai 10.000/kilogram. Kenaikan ini dinilai sangat memberatkan bagi pelaku usaha kecil menengah (UKM), sehingga produksi tahu yang biasanya memasak 80 kali setiap harinya kini hanya 62 kali. Hal ini menyebabkan produksi menurun 20 persen dari produksi biasanya.

Karyawan perajin tahu, Delon Saputra, mengatakan sesuai instruksi owner mencoba mencari solusi agar produksi tahu terus berjalan. Harga kedelai yang melambung membuat produsen tahu mencoba menurunkan ukuran yang diproduksi agar harga di pasaran tetap stabil.

“Ya adalah, daya beli masyarakat menurun.” ujar Delon.

“Sudah 1 bulan ini. Kalau masalah harga sama saja tapi ukurannya diperkecil, disesuaikan.” imbuhnya.

Untuk sementara para produsen hanya bisa bertahan dan berharap kondisi pasar kembali normal.  Namun jika situasi ini terus berlanjut, produsen terus mengolah tahu dengan terus menurunkan produksi dari produksi sebelumnya. (okt)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *