Pada hari kelima retret kepala daerah di Akademi Militer Magelang Jawa Tengah, 12 menteri Kabinet Merah Putih menjadi pemateri dan dibagi menjadi 4 sesi. Pemaparan yang dijelaskan pada kesempatan ini adalah tentang asta cita keempat, kelima, keenam dan ketujuh.
Agenda retret kelima tersebut diawali dengan apel pagi. Kemudian dilanjutkan dengan sesi pertama yaitu pemaparan tentang asta cita keempat yang disampaikan oleh Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan yang berfokus pada pembangunan sumber daya manusia, sains dan teknologi, pendidikan, kesehatan, olahraga, serta kesetraan gender. Selanjutnya pemberian materi oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, serta Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid.
Bahkan pada kesempatan ini Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, mengajak peserta retret untuk santap siang di ruang A.H. Nasution. Acara santap siang tersebut dimulai dengan mendagri yang mempersilahkan para peserta untuk berdoa sesuai keyakinan masing – masing. Kemudian dilanjutkan dengan pemukulan lonceng tanda bahwa santap siang dapat dimulai. Ini dilakukan bertujuan agar tercipta suasana kekeluargaan yang tentu diharapakan mempu memperkuat pemerintahan.
Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan asta cita kelima yang berfokus menjelaskan hilirisasi dan industrialisasi untuk meningkatkan nilai tambah dalam negeri. Materi disampaikan oleh Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, serta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia.
Sesi selanjutnya dilanjutkan dengan pemaparan asta cita keenam terkait strategi pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan dengan membangun dari desa dan dari bawah. Pemaparan asta cita ketujuh berfokus pada pencegahan dan pemberantasan korupsi, serta narkoba, yang disampaikan oleh Ketua KPK Setyo Budiyanto, Jaksa Agung Sanitiar Burhanudin, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Purnomo dan Kepala BPKB Muhammad Yusuf Ateh.
Sumber: Dokumentasi/Humas Puspen Kemendagri
