NGANJUK – Kebakaran hebat terjadi pada gudang penimbunan barang bekas di Desa Paron, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur pada Selasa (22/9). Api terlihat membumbung tinggi dengan kepulan asap yang sangat tebal.
Petugas Damkarmat Nganjuk menerima laporan pukul 09.40 WIB, langsung menerjunkan tiga unit mobil pemadam kebakaran. Mengingat tebalnya kepulan asap, petugas harus memakai alat bantu pernafasan berupa tabung oksigen.
Sementara itu, karena lokasi kebakaran berdekatan dengan pemukiman, warga setempat juga turut membantu proses pemadaman dengan alat seadanya agar api tidak merembet ke rumah-rumah mereka.
Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan polisi. Dugaan sementara akibat korsleting listrik atau orang yang tanpa sengaja membuang puntung rokok.
Imam Ashari, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Nganjuk mengatakan pihaknya menerjunkan tiga unit mobil pemadam dan sudah berkali-kali kembali sebanyak 5 kali.
“Yang kita turunkan pertama dari mako 2 mobil dengan kapasitas 5.000 Liter dan yang 3.000 Liter,” ujar Imam Ashari selaku Kepala Dinas Damkarmat Kabupaten Nganjuk.
“Karena situasi kebakaran yang terlalu besar akhirnya kita meminta bantuan dari pos terdekat, yaitu di Pos Bantu Rejoso, supaya benar-benar padam sehingga tidak membahayakan rumah terdekat, karena lokasi kebakarannya dekat dengan lokasi pemukiman warga,” imbuhnya.
“Untuk memadakan api kan kita menggunakan 3 mobil, ini sudah bolak-balik 4 mau 5 kali,” lengkapnya.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Sedangkan kerugian belum bisa di taksir karena masih dalam proses pendalaman petugas. (gnd)
