đź”´ LIVE Now Streaming: Program Name Watch Replay

Polemik Penutupan Pabrik Pakan Ternak di Desa Tanjungrejo, Antara Asa dan Protes Warga

NGANJUK – Pabrik pakan ternak yang ada di Desa Tanjungrejo, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, ditutup Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Nganjuk, pada Kamis (16/9).

Pasalnya pabrik yang berdiri satu tahun yang lalu disebut belum memenuhi persyaratan administrasi perizinan.

Nafhan Tohawi, Kasatpol PP Kabupaten Nganjuk menyatakan, karena ada sejumlah karyawan yang menggantungkan hidup di pabrik tersebut, pemerintah daerah Kabupaten Nganjuk masih memberikan toleransi. Selama ijin dalam proses, pabrik masih bisa melakukan aktifitas dengan syarat tidak menimbulkan bau.

“Jadi sebelum izin terbit tadi sudah saya sampaikan dari pihak DPMPTSP untuk membantu bagi warga Nganjuk yang berusaha sesuai dengan ketentuan,” jelas Nafhan Tohawi.

“Harus kami maklumi bersama bahwa banyak pekerja ingin mencari penghasilan,  sehingga nanti mengambil kebijakan yang adil,” imbuhnya.

Dari hasil pengecekan petugas di lapangan, sebanyak 2 gudang milik pabrik sudah kosong dan tidak menimbulkan bau. Bagus Setyo Nugroho, pemilik pabrik pakan ternak mangaku, pihaknya sudah mengurus kekurangan administrasi perizinan. Menanggapi komplain warga tentang bau, pihaknya telah mengumpulkan warga sekitar sekaligus telah menghilangkan aroma dengan berbagai cara.

“Memang sejak hari Selasa (15/9) kami sudah tidak mendatangkan barang. Kami hanya menyelesaikan barang yang harus kami finishing,” terang Bagus.

“Karyawan memang sudah menjadi tanggung jawab saya, dan kami diizinkan beroperasi hanya untuk menyelesaikan pesanan yang masuk saja,” tegasnya. (gnd) 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *