đź”´ LIVE Now Streaming: Program Name Watch Replay

23 Peserta Ikuti Pawai Budaya Kota Probolinggo, Padukan Budaya Seni Nusantara

PROBOLINGGO – Suasana meriah terlihat disepanjang jalur protokoler Kota Probolinggo, Minggu siang, (13/9). Pawai budaya dimulai dari depan Kantor Wali Kota Probolinggo, di Jalan Panglima Sudirman. Dua puluh tiga peserta ikuti pawai budaya bergerak menuju Jalan Gatot Subroto, sebelum mengakhiri perjalanan di kawasan Jalan Basuki Rahmad.

Tak hanya sekadar parade berbagai atraksi kesenian tradisional lokal dipadukan dengan budaya dari berbagai penjuru nusantara. Mulai tampilan cerita Minak Jingo, Roro Anteng, tarian Nusantara dan kolaborasi musik Dug Dug Kelabang hingga tarian seni Nusantara bertemakan ikon Kota Probolinggo yakni mangga dan anggur.

Keragaman budaya ini bukan hal baru bagi Kota Probolinggo. Sebagai wilayah transit, Kota ini sejak lama menjadi ruang bertemunya berbagai latar budaya. Jawa, Madura, Arab, Tionghoa, Melayu hingga pengaruh Eropa, berpadu dan membentuk karakter budaya Pendalungan yang khas.

“Parade ini bermacam-macam budaya, khususnya Madura, Jawa, Tionghoa, Arab, Melayu ada juga pengaruh Eropa,” jelas Wali Kota Probolinggo, Aminuddin.

“Probolinggo ini disebut Kota persinggahan, sehingga kota Probolinggo sebagai potensi daerah transit, jadi siapapun akan diterima di daerah ini, untuk itu kami memaknai itu akan melakukan adaptasi dengan semua pihak dalam sebuah pola,” imbuhnya.

Pemerintah Kota Probolinggo berharap momentum Hari Jadi ke-667 ini menjadi momentum memperkuat persatuan, menumbuhkan semangat kebersamaan serta mendorong Kota Probolinggo menjadi kota yang semakin maju, berbudaya, religius dan sejahtera.

Semangat “Probolinggo Kota Bersolek” diharapkan tak hanya terlihat dari wajah kota yang semakin indah dan nyaman. Tapi juga dari masyarakatnya yang semakin rukun, maju, kreatif dan menjunjung tinggi keberagaman budaya. (gus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *