Empat remaja terkena ledakan petasan yang tengah diracik pada malam takbir di Dusun Kakahrejo, Desa Sidorejo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, (31/3). Korban mendapatkan perawatan setelah mengalami luka bakar yang cukup parah hingga 80 persen. Ledakan ini menyebabkan sebagian atap teras rumah dan empat remaja menjadi korban.
Diketahui, keempat korban tengah meracik petasan untuk memeriahkan Hari Raya Idulfitri. Akibat ledakan itu, para korban harus dilarikan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Srengat untuk mendapatkan perawatan.
Keempat remaja yang menjadi korban yakni Hawin Wahmi, Faiz Fajar Kurniawan, Nurhasan, dan Anggi Saputra.
Sundari (40) yang merupakan tetangga dekat sekaligus orang tua dari salah satu korban, menceritakan bahwa dirinya yang tengah tertidur tiba-tiba mendengar suara ledakan keras. Saat dihampiri rumah milik Supiyati yang tepat berhadapan dengan kediamannya telah porak poranda dibagian teras. Tak hanya itu, kondisi jendela pecah dan pintu hingga kursi teras yang berhamburan .
“Dan langsung bangun mas, dengar suaranya kan keras ya mas. Ledakan pertama yang keras terus dilanjut beberapa ledakan kecil “ jelas Sundari.
“Bukan didalam mas, di teras depan itu. Masih ada darahnya itu darah anak saya. Sekarang kondisinya belum tahu ya mas. Sudah ditangani oleh pihak Rumah Sakit” imbuhnya.
Insiden ledakan akibat bubuk mercon tersebut telah ditangani Polres Blitar Kota. (okt)
