🔴 LIVE Now Streaming: —

Pencari Kroto Temukan Kerangka Manusia di Lereng Bukit Pletes

TULUNGAGUNG – Penemuan kerangka manusia di Bukit Pletes, perbatasan Desa Mojoarum dan Desa Sidomulyo Kecamatan Gondang, Tulungagung. Kerangka tersebut pertama ditemukan oleh pencari kroto atau telur semut merah disekitar lokasi kejadian. Kerangka manusia tersebut ditemukan dalam keadaan berserakan di lereng bukit diduga akibat faktor cuaca dan aliran air yang melintas di sekitar lokasi.

Setelah seluruh bagian kerangka berhasil dikumpulkan kemudian dievakuasi ke RSUD dr. Iskak Tulungagung untuk identifikasi lebih lanjut. Di lokasi petugas juga menemukan sejumlah barang yang diduga milik korban di antaranya kaus warna biru dongker dan celana pendek warna hitam. 

Sementara kebenaran identitas tersebut dipastikan oleh Aris Supriyanto yang merupakan cucu korban. Mulanya ia mendapatkan informasi penemuan kerangka manusia dari anggota Bhabinkamtibmas desa setempat.

Aris mendatangi Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikolegal (IKF) RSUD dr. Iskak Tulungagung untuk melakukan pencocokan ciri-ciri. Usai melihat langsung kondisi kerangka, gigi palsu dan pakaian yang dikenakan, Aris meyakini jika kerangka tersebut adalah kakeknya yang sering hilang karena mengalami pikun.

“Saya sudah memeriksa bahwa itu memang kakek saya dari baju dan celananya, saya tahu karena sehari-hari kakek saya gunakan,” jelas Aris.

“Kakek saya bernama Sukadi usia 80 tahun yang hilang sejak pertengahan bulan April 2025, kakek saya sering kabur dari rumah karena pikun tapi beberapa kali ketemu karena ada yang share di media sosial,” kenangnya.

Petugas Forensik dan Inafis Satreskrim Polres Tulungagung memastikan kerangka dalam kondisi utuh tidak ada bekas kekerasan. Diduga korban meninggal karena kelaparan saat tersesat di hutan.

“Atas laporan dari masyarakat pencari kroto (telur semut merah) kemudian menemukan adanya kerangka manusia lalu dilaporkan kepada Polsek Gondang, kami langsung berkoordinasi dengan Pemdes dan Inafis menuju TKP,” jelas AKP Andik Prasetya.

“Lokasi ada di Lereng Gunung Pletes, karena posisi di lereng jadi mungkin kena hujan karena posisi ada aliran air yang ada disitu,”terangnya. (ags)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *