NGANJUK – Beredarnya kabar disejumlah media sosial dengan adanya massa demonstran menuju rumah Anggota DPR RI Eko Patrio di Desa Kampungbaru, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur pada Selasa (2/9) meresahkan masyarakat. Pihak kepolisian juga telah mempersiapkan pengamanan dengan mengerahkan beberapa personel.
Kepala Desa Kampungbaru, Susilo Dwi Prasetya menyatakan bahwa rumah tersebut adalah milik kedua orang tua Eko Patrio. Namun sejak keduanya meninggal dunia rumah tak lagi berpenghuni sedangkan Eko Patrio hanya sesekali berkunjung. Ketika dikonfirmasi terkait kontribusi Eko Patrio sebagai wakil rakyat didaerahnya, Susilo menegaskan bahwa tidak ada aksi nyata selama ini.
“Keamanan untuk antisipasi yang mana beberapa hari kemarin ada berita di media sosial tentang demonstrasi yang mengarah ke kediaman orang tua Eko Patrio,” ungkap Susilo.
“Sumbangsih dari Eko Patrio selama menjadi Anggota DPR RI yang saya ketahui dan tanya kepada masyarakat sekitar itu sama sekali tidak ada,” imbuhnya.
Tersebarnya isu tersebut juga berpengaruh dengan sebagian besar toko dan kios kelontong di seputaran Jalan Ahmad Yani Warujayeng yang terlihat tutup lantaran lokasinya yang hanya berjarak 3 kilometer dari lokasi sehingga pemilik usaha takut akan terdampak jika terjadi kerusuhan.
Petugas Satuan Polres Nganjuk tengah menjaga dibeberapa titik potensial yang terkena sasaran untuk memastikan kondusifitas jika isu aksi tersebut terjadi. (gnd)
