🔴 LIVE Now Streaming: —

Tasyakuran Musholla, Berbagi Kebahagiaan Lewat Pagelaran Wayang Kulit

NGANJUK – Seorang warga Dusun Barik, Desa Mbetet, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk yakni Supriadi dan istrinya membagikan 1 paket beras kepada 150 warga kurang mampu serta anak yatim dan yatim piatu di tiga dusun di desanya yaitu Dusun Bandung, Dusun Barik, dan Dusun Betet. Selain pembagian paket beras, satu mobil secara simbolis diserahkan kepada Ketua Ranting NU Desa Betet mewakili masyarakat sekitar yang akan difungsikan sebagai kendaraan sosial bagi warga.

Selain itu, warga desa disuguhkan seni budaya wayang kulit semalam suntuk dengan Dalang Ki Anom Dwijo Kangko dari Jawa Tengah dengan lakon “Turunnya Wahyu Katentreman”. Dalam acara tersebut terlihat ribuan masyarakat tumpah ruah dilokasi kegiatan selain warga desa betet juga dari luar desa.

Supriadi mengatakan kegiatan ini telah dilakukan beberapa tahun terakhir. Ia menginginkan agar warga sekitar juga menikmati kebahagiaannya. Selain meringankan beban warga dengan pembagian beras ia juga juga memberikan hiburan wayang kulit yang merupakan salah satu Budaya Indonesia.

“Rasa bersyukurnya saya atas berdirinya mushola Al-Ikhlas dan kedua anak saya sudah bekerja semua , alhamdulillah sudah lulus Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) tanpa biaya, sehingga ini dalam rangka bersyukur saja,” jelas Supriadi.

“Rangkaian acara untuk kemarin ada santunan anak yatim dan nanti ada pembagian sembako 150 untuk kaum dhuafa, dilanjutkan dengan wayangan dan serah terima mobil untuk mobilitas sosial warga,” imbuhnya.

Acara tersebut sebagai bentuk rasa syukur atas berdirinya mushola Al-Ikhlas sekaligus kedua anaknya yang telah lulus di Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) dan resmi bekerja di wilayah Jawa Timur. (gnd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *