🔴 LIVE Now Streaming: —

Wamen Pertanian Resmikan Fasilitas Pengolahan Limbah Sapi Menjadi Biogas Terbesar di Blitar

BLITAR – Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia, Sudaryono meresmikan reaktor biogas milik Greenfields Indonesia Farm 2 di Desa Ngadirenggo, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar pada Rabu (30/7). Reaktor ini dapat mengubah kotoran dari 10.000 ekor sapi per hari menjadi biogas. Fasilitas biogas berkapasitas 12.000 meter kubik digunakan untuk mengolah limbah sapi di peternakan tersebut yang beraroma menyengat. Hasilnya pengolahan limbah peternakan tersebut justru dapat digunakan sebagai pengganti gas LPG.

Pengelolaan limbah peternakan yang terintegrasi dengan pemanfaatan energi terbarukan merupakan bagian dari transformasi pertanian dan peternakan modern. Kunjungan wakil menteri pertanian di Blitar ini sekaligus meresmikan reaktor gas metana di peternakan Greenfields 2 Blitar.  

“Kemudian telah lama sehingga limbah kotoran sapi ini menjadi masalah dan Alhamdulillah Greenfields per hari ini fasilitasnya sudah selesai sejak Desember tahun 2024,” ungkap Sudaryono.

“Kotoran sapi ini kemudian difermentasi dan diproses hingga menghasilkan gas. Dan gas inilah yang bisa dimanfaatkan untuk pembangkit atau industri rumah tangga, kedepan juga akan ada fasilitas dimana gas ini nanti dipress dan dimasukkan ke dalam tabung seperti LPG,” imbuhnya. 

Fasilitas biogas ini diklaim menjadi reaktor biogas sektor peternakan terbesar di Indonesia.  Inovasi teknologi biodigester di peternakan sapi tersebut dapat menghasilkan gas metana dengan rata-rata 7.200 meter kubik per hari. (okt)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *