🔴 LIVE Now Streaming: —

Harmoni Jazz di Lereng Bromo, Simfoni Alam dan Nada di Jazz Gunung 2025

PROBOLINGGO – Jazz Gunung Bromo digelar kembali di Jiwa Jawa Resort, kaki Gunung Bromo, Jawa Timur. Udara dingin dan kabut tipis yang menyelimuti tak menyurutkan semangat ribuan penonton yang hadir. Beberapa penyanyi papan atas dihadirkan seperti Tohpati Ethnomission dengan ritme etnik nuasantaranya bahkan Sal Priadi.  Panggung terbuka dengan latar bromo menjadi saksi indahnya perpaduan harmoni nada dan alam dalam satu panggung megah memanjakan para Jamaah Al-Jazziyah sebutan untuk penikmat setia jazz gunung.  

Selain itu juga menyuguhkan kolaborasi lintas genre dan budaya Rouge dari Perancis menyuguhkan atmosfer sinematik yang menyatu dengan alam, Lorjhu’ dan Bintang Indrianto yang menghadirkan musik jazz dengan sentuhan lokal sementara natasya elvira membawa nuansa elegan dan puitis. 

Zafira Anisa Sukma salah satu penonton mengungkapkan bahwa ini merupakan kali ketiga ia datang. Menurutnya momen paling menyentuh malam itu hadir lewat penampilan Sal Priadi. Dengan lagu-lagu seperti Gala Bunga Matahari dan Dari Planet Lain, Sal bukan sekadar bernyanyi ia membangun dialog batin membisikkan kisah ke setiap hati yang mendengarkan.

“Ini saya sudah hampir lebih dari 3 kali untuk nonton jazz gunung, kesannya selalu menarik dan selalu ada yang baru setiap tahunnya dan bintang tamunya juga semakin mengikuti trend masa kini. Saya rasa jazz gunung selalu mendengar permintaan dari penonton siapa-siapa saja artis yang ingin didatangkan,” jelas Zafira.

“Saya paling berkesan dengan penampilan Sal Priadi karena tidak hanya nyanyi tapi juga bisa sampai bawa pesannya merasuk kehati,” imbuhnya.

Jazz Gunung Bromo bukan sekadar festival musik. Ia adalah ruang spiritual tempat manusia, nada dan alam bersatu dalam simfoni keindahan. Di bawah langit Bromo yang berkabut jazz tak hanya terdengar tapi terasa di hati setiap penonton.

Dari lereng bromo yang dingin namun hangat oleh harmoni musik jazz gunung kembali membuktikan bahwa keindahan bisa tumbuh dari dialog antara budaya, alam dan rasa. (ags)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *