🔴 LIVE Now Streaming: —

Kegiatan MPLS SMP Diisi Sosialisasi Bahaya Judi Online dan Tertib Berlalu Lintas

NGANJUK – Dalam rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) hari ke-5 tahun ajaran 2025/2026, SMP Negeri 1 Tanjunganom menggandeng Polsek Warujayeng menggelar sosialisasi dengan mengangkat tema krusial yakni bahaya judi online dan tata tertib lalu lintas bagi remaja. Kegiatan ini diikuti oleh 352 siswa baru yang berlangsung di aula utama SMP Negeri 1 Tanjunganom. 

Pemaparan materi disampaikan langsung oleh Anggota Polsek Warujayeng dengan gaya penyampaian yang komunikatif dan interaktif membuat para siswa mudah memahami isi materi. Sosialisasi ini menjelaskan berbagai modus operasi judi online dampak psikologis dan sosial bagi remaja serta sanksi hukum bagi pelaku maupun pihak yang terlibat. Keterlibatan Anggota Polsek Warujayeng dalam kegiatan ini menjadi bentuk nyata sinergi antara institusi pendidikan dan penegak hukum dalam menciptakan lingkungan sekolah aman dan bersih.

AKP Suko, Anggota Polsek Warujayeng mengungkapkan bahwa selain memberikan sosialiasi pihaknya juga memberikan pemahaman terkait operasi serentak Polri yakni Operasi Patuh Semeru yang dilaksanakan mulai tanggal 14-27 Juli 2025 dimana salah satu targetnya merupakan pengendara dibawah umur.

“Untuk program MPLS di SMP Negeri 1 Tanjunganom, dari Polsek Warujayeng memberikan materi kepada siswa kelas VII diantaranya tertib berlalu lintas, bahaya judi online, dan narkoba ,” jelas Suko.

“Kami sampaikan juga soal operasi yang saat ini kami lakukan yakni Operasi Patuh Semeru. Kami juga sampaikan kepada siswa ini karena masih usia dini dan belum diizinkan untuk mengendarai kendaraan bermotor,” imbuhnya.

Ponco Yuliono, Kepala SMPN 1 Tanjunganom menyampaikan bahwa mpls bukan sekedar pengenalan fasilitas dan budaya sekolah tetapi juga merupakan momentum penting untuk membangun pondasi karakter dan moral siswa sejak awal. Dengan adanya kegiatan ini menunjukan komitmen sekolah dalam menghadirkan pendidikan yang relevan dengan tantangan zaman. Ia menambahkan bahwa sosialisasi ini terinisiasi lantaran kerap menemukan kejadian judi online di kalangan remaja yang masih sekolah sehingga perlu ada tindakan pencegahan semacam ini.

“Pengenalan anak-anak terhadap bahaya judi online yang menyasar anak-anak dan membuat kecanduan yang biasa diakses melalui handphone. Sehingga adanya sosialisasi bersama Polsek Warujayeng kami berharap tidak akan ada siswa yang terjerat judi online,” ungkap Ponco.

Dengan kegiatan ini diharapkan juga menjadi bagian rutin dari program pembinaan siswa dimasa datang. Pihaknya juga akan terus berinovasi dan berkolaborasi berbagai pihak guna menggelar kegiatan serupa. (gnd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *