đź”´ LIVE Now Streaming: Program Name Watch Replay

Balita di Blitar Hanyut di Selokan, Pencarian Terhalang Sampah hingga Arus Sungai

Proses pencarian balita umur 2 tahun bernama M. Alfatih asal Desa Kalipucung, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar yang hanyut terbawa arus selokan di depan rumahnya pada Minggu sore (18/5) masih berlangsung. Paska hilangnya korban petugas gabungan yang terdiri dari Tim SAR, relawan, TNI, Polri melakukan upaya pencarian dengan menyisir sungai. Selain itu upaya pencarian juga dilakukan dengan menyelam kedalam DAM. Petugas berupaya menemukan keberadaan korban dengan memakai peralatan lengkap. Tim SAR Gabungan cukup kesulitan menyisir sungai lantaran aliran yang deras, kondisi sungai yang banyak sampah, hingga banyaknya material berbatu yang ikut terbawa arus.

Kejadian ini bermula ketika ibu korban tengah berada di dapur sedangkan korban bersama keponakannya bermain hujan di halaman. Sesaat kemudian ibu korban menyadari anaknya tidak lagi terlihat dan menanyakan kepada keponakannya. Menurut keterangan, anak korban berjalan menuju halaman depan yang terdapat selokan dengan aliran deras karena hujan. Diduga balita tersebut jatuh dan terbawa arus lantaran kondisi tepi selokan tanpa pagar pengaman.

“Kondisi awal anak ini sedang bermain dengan temannya didepan rumah waktu hujan, ketika orang tuanya keluar rumah, ia hanya melihat 1 anak. Setelah dicari dan tidak ditemukan, akhirnya kami pastikan bahwa anak ini terseret arus sungai kecil tersebut,” papar Yoni.

“Jadi hari ini hari kedua, pencarian kita laksanakan tanpa menggunakan alat bantu utama tapi masih menggunakan pelampung, jadi teman-teman Tim SAR gabungan ini menyusuri sungai karena hanya sungai irigasi,” imbuhnya. 

Petugas Tim SAR telah menerjunkan sebanyak 100 personil untuk menyisir aliran sungai. Sesuai peraturan Undang-undang rencananya target pencarian akan dilakukan selama 7 hari kedepan  hingga tanggal 25 Mei. (okt)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *