
BLITAR | Mantan Ketua KONI Kabupaten Blitar selama dua periode, Tony Andreas, resmi menyatakan kesiapan maju dalam bursa pemilihan Ketua KONI Kota Blitar tahun 2026. Berbekal rekam jejak dan pengalaman panjang di bidang olahraga, ia berkomitmen membawa perubahan melalui peningkatan prestasi atlet, transparansi tata kelola anggaran keuangan, serta pembentukan sport intelligence.
Saat dikonfirmasi pada Kamis (14/5), Tony Andreas menegaskan bahwa keputusannya mencalonkan diri merupakan bentuk pengabdian sebagai putra daerah untuk memajukan Kota Blitar di bidang olahraga.
Ia juga optimistis pengalaman dan keberhasilannya selama memimpin KONI Kabupaten Blitar selama dua periode dapat diterapkan secara efektif untuk mendongkrak prestasi olahraga di Kota Blitar. Menurutnya, Kota Blitar memiliki potensi olahraga yang besar, tetapi belum tergarap secara maksimal.
“Karena saya ini putra Blitar dan mungkin saya memiliki kelebihan sedikit di bidang olah raga, terbukti dengan saya waktu di kabupaten Blitar saat itu mampu membawa prestasi,” ucap Tony.
Tak tanggung-tanggung, Tony Andreas bahkan telah menargetkan peningkatan peringkat Kota Blitar pada ajang Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur mendatang. Saat ini, Kota Blitar masih berada di peringkat ke-27 dan ditargetkan mampu menembus peringkat ke-15.
“Dari yang sekarang ini Kota Blitar di peringkat 27, akan saya naikkan jadi peringkat ke-15,” pungkasnya.
Lebih lanjut, Tony Andreas membidik target yang lebih tinggi ketika wilayah Blitar Raya, Kediri, dan Tulungagung diproyeksikan menjadi tuan rumah bersama Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur dua tahun setelahnya.
“Bahwa Porprov berikutnya ada di Kota Blitar, Kabupaten Blitar, Tulungagung, dan Kediri, dan itu saya sudah mempersiapkan target selanjutnya, dari peringkat ke-15 itu menuju peringkat 10 besar,” tegasnya.
Diketahui, pemilihan Ketua KONI Kota Blitar dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 19 Mei 2026. Dalam proses pemilihan tersebut, masing-masing cabang olahraga memiliki hak satu suara. Saat ini terdapat 36 cabang olahraga yang tercatat memiliki hak suara, ditambah masing-masing satu suara dari KONI Kota Blitar dan KONI Jawa Timur. (tim)
